Text Encoding pada XML

encoding pada deklarasi XML. Contoh yang diberikan menggunakan encoding iso-8859-1 yaitu nama resmi dari text encoding yang oleh Microsoft disebut sebagai ANSI. Atribut encoding ini digunakan untuk memberitahukan pada XML Parser, text encoding apa yang digunakan.
Misalnya kita ingin menggunakan karakter asing seperti æøå êèé. Untuk menampilkannya dengan benar pada browser, kita harus menyimpan file XML kita dengan format unicode. Sayangnya notepad pada windows 95/98 tidak mendukung format unicode. Untuk itu kita harus menambahkan atribut encoding pada deklarasi XML kita. Kita bisa menggunakan encoding windows-1252 atau iso-8859-1. Kita tidak bisa menggunakan UTF-8 dan UTF-16 bila kita simpan file kita dengan notepad pada Windows 95/98.

Notepad pada Windows 2000 bisa menyimpan dokumen dengan format unicode. Semua jenis encoding yang saya sebutkan diatas bisa digunakan. Tanpa menyertakan atribut encoding secara eksplisit pun dokumen yang disimpan dengan format unicode bisa menampilkan karakter asing dengan benar bila di buka dengan Internet Explorer 5.0 tapi bila dibuka dengan Netscape atribut encoding mutlak harus disertakan.

Sampai disini pengetahuan anda tentang XML sudah cukup untuk membuat sebuah dokumen xml yang baik (Well-formed Document) tetapi belum cukup untuk membuat dokumen XML yang valid (Valid Document). Karena untuk membuat document XML yang valid anda juga harus mengenal apa yang disebut Document Type Definition (DTD).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: